Rebutan "Kreweng" di Makam Ronggo Galih

SIDOREJO - Tidak seperti biasanya, puluhan warga berkumpul di kawasan makam Ronggo Galih, Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Mereka menunggu pembagian koin kreweng atau sebuah koin yang terbuat dari tanah liat. Warga rela menunggu berjam-jam karena kreweng tersebut mempunyai nilai rupiah.

"Kreweng itu nantinya bisa buat beli jajanan di area pemakaman. Setiap koin nilainya Rp 3000," kata Aris Rudiono, warga Durenan yang ikut berebut kreweng, Kamis (10/10).

Menurut Bardi, 70, juru kunci makam Ronggo Galih, tradisi kreweng tersebut merupakan agenda rutin tiap tahun. Selain melestarikan budaya setempat, hal itu juga mengandung makna yang cukup penting.

"Bagaimana kita sebagai manusia, bisa saling berbagi. Apalagi, kreweng ini dibagikan merata untuk kepentingan masyarakat (membeli jajanan, Red)," ujar Bardi. 

Di sisi lain, bagi-bagi koin ini merupakan rangkai acara ziarah makam Bupati Magetan beserta Muspida dalam rangka Hari Jadi Magetan ke-338. Sebelumnya Bupati dan Muspida melakukan ziarah ke makam-makam tokoh di Magetan. Diantaranya, makam Ki Ageng Mageti, Adipati Yosonegoro, Patih Nrang Kusumo, Gusti Putri Maduretno dan Ronggo Prawirodirjo, serta makam RM Aryo Kertonegoro. Kemudian, ziarah dilanjutkan ke makam Ki Ageng Kembang Sore dan Kyai Adi Purwodiningrat. Terakhir, rombongan berziarah ke makam Eyang Ronggo Galih di Desa Durenan. (RUD)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.